PIRU – Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Asri Arman, mengimbau masyarakat Dusun Ani dan Dusun Pawai, Desa Loki, Kecamatan Huamual, untuk menahan diri dan mengedepankan penyelesaian damai menyusul konflik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Bupati SBB meninjau langsung kondisi korban di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Piru, Jumat (20/03/2026), guna memastikan penanganan medis berjalan optimal serta mendengar kebutuhan para korban dan keluarga.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati melakukan koordinasi dengan tenaga medis terkait kondisi korban yang saat ini dalam penanganan intensif. Berdasarkan keterangan dokter, korban berada dalam kondisi stabil namun memerlukan tindakan medis lanjutan.
Pemerintah daerah juga bergerak cepat dengan menyiapkan proses rujukan ke fasilitas kesehatan di Ambon, guna memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif. Selain itu, bantuan diberikan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.

Dalam keterangannya, Bupati SBB menekankan pentingnya menahan diri serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, baik Dusun Ani maupun Dusun Pawai, untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi,” tegas Bupati.
Bupati SBB juga mengingatkan bahwa konflik yang berlarut hanya akan menimbulkan kerugian bagi masyarakat itu sendiri.
“Mari kita saling memaafkan dan menghentikan konflik ini, agar tidak ada lagi korban serta masyarakat dapat hidup dengan aman dan damai,” ujar Beliau.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persaudaraan serta memperkuat kebersamaan, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadan.
Pemerintah Kabupaten SBB menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendorong penyelesaian konflik secara damai dan berkelanjutan di tengah masyarakat. (Diskominfo SBB)

