20.2 C
Maluku
Senin, Mei 25, 2026

BUPATI SBB DAMPINGI GUBERNUR MALUKU HADIRI “LISABATA PANGGEL PULANG”

LISABATA – Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Asri Arman, mendampingi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri event budaya “Lisabata Panggel Pulang” yang digelar di Desa Lisabata, Kecamatan Taniwel, Rabu (25/03/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, serta pelestarian budaya lokal Maluku yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK SBB Yeni Rosbayani Asri, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Anggota DPR RI Dapil Maluku Alimudin, Staf Khusus Menteri HAM RI Stanislaus Wena, Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama, unsur Forkopimda, pimpinan OPD provinsi dan kabupaten, serta tokoh adat dan masyarakat.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penandatanganan prasasti pela gandong sebagai simbol penguatan ikatan persaudaraan antar negeri. Tradisi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis di tengah keberagaman.

Prosesi Makan Patita dalam acara “Lisabata Panggel Pulang”, Rabu (25/03/2026)

Selain itu, kegiatan juga diwarnai dengan tradisi makan patita, yang menjadi simbol kebersamaan, persatuan, dan rasa syukur masyarakat Maluku dalam kehidupan sosial.

Secara kultural, pela merupakan ikatan persaudaraan antar negeri berdasarkan perjanjian adat, sedangkan gandong menggambarkan hubungan kekerabatan yang erat layaknya saudara kandung. Nilai ini menjadi fondasi utama dalam menjaga harmoni sosial masyarakat Maluku.

Desa Lisabata sendiri dikenal memiliki jaringan hubungan adat yang kuat, dengan keterikatan pela dengan 19 negeri serta hubungan gandong dengan 7 negeri lainnya di Maluku.

Selain aspek budaya, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Idul Fitri Cup Negeri Lisabata, turnamen bola voli tingkat provinsi yang memperebutkan piala bergilir Gubernur Maluku sebagai wadah pengembangan minat dan bakat generasi muda di bidang olahraga.

Bupati SBB, Asri Arman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta kehadiran Gubernur Maluku dan rombongan.

“Kegiatan ini bukan hanya seremoni budaya, tetapi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri masyarakat Maluku,” ujar Bupati.

Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus memperkuat solidaritas sosial masyarakat.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Idul Fitri Cup Negeri Lisabata, turnamen bola voli tingkat provinsi yang memperebutkan piala bergilir Gubernur Maluku.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan bahwa kegiatan budaya seperti ini harus dimaknai secara mendalam sebagai bagian dari penguatan nilai kemanusiaan dan kebersamaan.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa kita semua adalah satu dalam persaudaraan. Nilai ale rasa beta rasa harus terus dijaga sebagai kekuatan dalam membangun Maluku,” ungkap Gubernur.

Gubernur juga menekankan bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan merupakan modal utama dalam membangun daerah yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.

Dengan semangat “potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta rasa”, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat menegaskan komitmennya untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi utama dalam memperkuat persatuan, memperkokoh harmoni sosial, serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

error: