PIRU-Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) serta Edukasi Keuangan bagi pelajar tingkat SD dan SMP resmi diluncurkan oleh Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, pada Rabu (19/11/2025) di Aula SMPN 1 Seram Barat. Inisiatif ini merupakan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten SBB, HIMBARA, BPR, dan BPS SBB dalam upaya memperkuat literasi serta inklusi keuangan sejak usia dini.
Peluncuran program tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Jan Soukotta, selaku Ketua TPAKD SBB, bersama para pimpinan perangkat daerah terkait. Kehadiran para mitra strategis ini mencerminkan komitmen bersama untuk membuka akses layanan keuangan formal bagi generasi pelajar.
Dalam kegiatan edukasi, puluhan siswa dari berbagai SD dan SMP di Piru mengikuti materi interaktif tentang pengenalan fungsi uang, manfaat menabung, penggunaan rekening tabungan pelajar, hingga pengelolaan keuangan sederhana. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya perencanaan keuangan sejak usia sekolah.
Bupati Asri Arman dalam sambutannya menegaskan pentingnya program KEJAR sebagai langkah awal membentuk karakter pelajar yang cakap mengelola keuangan.
“Program ini menjadi momentum bagi kita dalam mendorong budaya menabung sejak dini. Literasi dan inklusi keuangan terbukti berdampak langsung pada kemandirian ekonomi, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar bupati.

“Saya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten berkomitmen penuh untuk mendorong kewajiban kepemilikan rekening bagi seluruh siswa di seram bagian barat. untuk itu opd terkait, lembaga pendidikan, serta perbankan terus memperkuat koordinasi melalui ‘Bank goes to school’ dan melakukan evaluasi yang terukur terhadap program kejar ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh pelajar, orang tua dan keluarga,” lanjut bupati.
Sebagai tanda dimulainya implementasi KEJAR di Kabupaten SBB, Bupati menyerahkan buku tabungan kepada enam siswa secara simbolis. Langkah ini menandai dukungan nyata pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan melalui kerja sama dengan OJK dan lembaga jasa keuangan.
Program KEJAR dan edukasi keuangan ditargetkan menjadi fondasi kuat dalam pembangunan sumber daya manusia yang cerdas finansial, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Dengan pelaksanaan berkelanjutan, program ini diharapkan mendorong terciptanya masyarakat SBB yang lebih mandiri dan berdaya saing. (Diskominfo SBB)

