18.4 C
Maluku
Kamis, Juli 23, 2026

DINKES SBB GELAR BIMTEK, PERKUAT IMPLEMENTASI POSYANDU 6 SPM

PIRU – Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas Tim Pembina Posyandu dalam mendukung implementasi transformasi Posyandu berbasis Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Amboina, Piru, Kamis (02/07/2026), tersebut dibuka dan dihadiri oleh Wakil Bupati Seram Bagian Barat, Selfinus Kainama, bersama Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Seram Bagian Barat, Yeni Rosbayani Asri.

Wakil Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Selfinus Kainama, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026.

Turut hadir perwakilan Perangkat Daerah pendukung Posyandu 6 SPM, para kepala puskesmas, serta pengurus TP-PKK tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa yang memiliki peran strategis dalam pembinaan dan penyelenggaraan Posyandu.

Bimbingan teknis tersebut menghadirkan narasumber dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Maluku, Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Seram Bagian Barat, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat.

Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, penguatan penyelenggaraan Posyandu berbasis Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM), tata kelola kelembagaan Posyandu, hingga mekanisme pembinaan, monitoring, evaluasi, dan pelaporan.

Ketua Pembina Posyandu Kabupaten SBB, Yeni Rosbayani Asri menyampaikan sambutan dalam kegiatan bimtek, Kamis (2/7/2026).

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan transformasi Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar yang terintegrasi, sekaligus meningkatkan kapasitas dalam melakukan pembinaan, pendampingan, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.

Hal ini senada dengan apa yang disampaikan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Seram Bagian Barat, Yeni Rosbayani Asri yang menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui penyelenggaraan pelayanan berbasis Enam Standar Pelayanan Minimal.

Menurut beliau, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah percepatan penurunan stunting yang membutuhkan intervensi secara terpadu melalui kolaborasi seluruh sektor.

“Posyandu menjadi ujung tombak dalam mendata sasaran, memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, memberikan edukasi kepada keluarga, serta menghubungkan masyarakat dengan berbagai layanan dasar,” ujarnya.

Perwakilan TP-Posyandu Provinsi Maluku, Bapak Daud Samal memberikan materi bimtek yang digelar di Aula Pertemuan Hotel Ambonina, Piru.

Ketua TP Posyandu SBB berharap seluruh Tim Pembina Posyandu mampu mengawal penyelenggaraan Posyandu agar tidak hanya aktif dalam pelaksanaan kegiatan bulanan, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang berkualitas, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta didukung sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Seram Bagian Barat, Selfinus Kainama, menegaskan bahwa transformasi Posyandu harus mampu menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan primer yang tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat pelayanan dasar yang terintegrasi sesuai dengan implementasi Enam Standar Pelayanan Minimal.

“Peran Tim Pembina Posyandu sangat strategis dalam memastikan seluruh Posyandu di desa berjalan sesuai standar, didukung kader yang kompeten, tata kelola yang baik, serta mampu menyelenggarakan pelayanan lintas sektor secara berkelanjutan,” tegas Wakil Bupati.

Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berharap implementasi transformasi Posyandu berbasis Enam Standar Pelayanan Minimal dapat berjalan secara optimal di seluruh desa.

Beliau berharap melalui bimbingan teknis tersebut seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai kebijakan penyelenggaraan Posyandu, mampu memperkuat koordinasi lintas sektor, serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berharap implementasi transformasi Posyandu berbasis Enam Standar Pelayanan Minimal dapat berjalan secara optimal di seluruh desa. Penguatan kapasitas Tim Pembina Posyandu, kader, serta kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menghadirkan pelayanan dasar yang semakin berkualitas, terpadu, dan mudah diakses masyarakat, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat. (Diskominfo SBB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

error: