PIRU – Setelah melalui proses pembangunan selama kurang lebih 11 tahun, Gedung Gereja Jemaat GPM Getsemani Piru akhirnya resmi diresmikan dan ditahbiskan, Minggu (30/08/2026). Momentum bersejarah tersebut dihadiri Wakil Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Selfinus Kainama, bersama istri.
Pembangunan gedung gereja tersebut dimulai sejak tahun 2015 dan berlangsung melalui berbagai tahapan hingga akhirnya dapat diselesaikan dan digunakan sebagai tempat peribadatan Jemaat GPM Getsemani Piru.
Ibadah peresmian dan penahbisan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), Pendeta Sacharias Izack Sapulette. Prosesi berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh sukacita, diikuti anggota jemaat serta para tamu undangan.
Peresmian dan penahbisan gedung gereja ini menjadi momentum penting bagi Jemaat GPM Getsemani Piru sekaligus menjadi buah dari ketekunan, kebersamaan, kerja keras, dan semangat gotong royong seluruh jemaat selama lebih dari satu dekade.

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Ibu Beby Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., pimpinan OPD Provinsi Maluku, pimpinan OPD Kabupaten SBB, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) SBB, Majelis Pekerja Klasis, para pendeta se-Klasis Seram Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Kehadiran Wakil Bupati SBB dalam momentum tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten SBB terhadap kehidupan keagamaan dan pembangunan rumah ibadah, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, gereja, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Selfinus Kainama menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Maluku dan Pangdam XV/Pattimura dalam acara tersebut.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat, saya menyampaikan selamat datang dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Maluku dan Bapak Pangdam atas perkenan hadir di Bumi Saka Mese Nusa. Kehadiran Bapak Gubernur untuk meresmikan rumah ibadah ini merupakan kehormatan sekaligus wujud nyata perhatian Pemerintah Provinsi terhadap pembinaan umat di daerah ini,” ungkapnya.
Selfinus mengatakan, penahbisan gedung gereja yang baru hendaknya menjadi awal baru bagi Jemaat GPM Getsemani Piru untuk semakin meningkatkan kehidupan bergereja, pertumbuhan iman, serta pelayanan kepada jemaat dan masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pembangunan dan warga Jemaat GPM Getsemani Piru yang telah bekerja bersama hingga pembangunan gedung gereja tersebut dapat diselesaikan.
“Apresiasi dan rasa bangga juga saya sampaikan kepada seluruh panitia pembangunan serta warga Jemaat GPM Getsemani. Diresmikannya gedung gereja ini adalah buah dari iman, kerja keras, dan persatuan seluruh umat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan gedung gereja yang baru tidak hanya dipandang sebagai bangunan fisik, tetapi harus menjadi pusat pembinaan iman, pembentukan karakter, serta penguatan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Gedung gereja yang megah ini tidak hanya berdiri sebagai bangunan fisik, tetapi menjadi pusat pembinaan keimanan, karakter, dan toleransi,” tegas Selfinus.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak seluruh warga Jemaat GPM Getsemani Piru menjadikan gedung gereja tersebut sebagai sarana untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persekutuan, dan meningkatkan pelayanan kepada jemaat serta masyarakat.
Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam menjaga kehidupan masyarakat Kabupaten SBB yang rukun dan harmonis, dengan menjadikan rumah ibadah sebagai tempat untuk menumbuhkan nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.
Menutup sambutannya, Selfinus mengajak seluruh warga Jemaat GPM Getsemani Piru untuk menjaga dan merawat gedung gereja dengan sebaik-baiknya serta memanfaatkannya untuk berbagai kegiatan yang membawa kebaikan bagi jemaat dan masyarakat.
“Semoga Gedung Gereja Baru Jemaat GPM Getsemani ini menjadi sumber berkat bagi jemaat dan bagi semua orang,” harapnya.
Dengan ditahbiskannya gedung gereja tersebut, Jemaat GPM Getsemani Piru kini memiliki rumah ibadah yang representatif untuk menunjang kehidupan persekutuan, pelayanan, dan pembinaan umat. Momentum ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang pembangunan yang telah berlangsung sejak 2015 dan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga jemaat

