HULUNG-Desa Hulung dan desa lain disekitarnya yang berada di Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menyimpan potensi besar akan bahan tambang khususnya, batu gamping dan batu marmer.
Hal ini tentunya mengundang minat investor dari luar untuk hadir dan mengelola potensinya, dan PT. Gunung Makmur Indah adalah perusahan pertambangan yang telah memiliki izin pengelolaan pertambangan baik untuk batu gamping dan batu marmer.
Setelah melakukan operasi penambangan selama kurang lebih 4 tahun, perusahan ini secara resmi melakukan pemuatan dan pengiriman perdana bahan tambang batu gamping pada Rabu (03/09/2025) melalui pelabuhan laut yang ada di Desa Hulung.
Bupati SBB Asri Arman didampingi Ketua TP-PKK SBB Ny. Yeni Rosbayani Asri menyempatkan diri untuk hadir meninjau langsung dan sekaligus secara simbolis ikut dalam proses pemuatan material.
Material Batu Gamping ini kemudian akan dikirimkan ke Pulau Obi yang berada di Maluku Utara, untuk memenuhi kebutuhan produksi pada smelter nikel di sana dengan menggunakan kapal tongkang berkapasitas 7.500 ton.
Sebelum prosesi pemuatan secara seremonial dilaksanakan terlebih dahulu diawali dengan prosisi ritual adat sebagai simbol penghormatan kepada Tuhan dan leluhur yang telah memberikan dan mewariskan alam dan isinya.

Selanjutnya Bupati SBB dan rombongan, antara lain FORKOPIMDA SBB, Pimpinan dan Anggota DPRD, Pimpinan Perusahan PT. Gunung Makmur Indah, Sekda SBB, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Kepala OPD, Camat dan Para Kepala Desa, kemudian lanjut menijau penampungan batu gamping yang siap untuk dimuat dan dikirim.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan, “bahan tambang seperti batu gamping ini merupakan salah satu sumberdaya alam yang memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan daerah maupun masyarakat untuk dapat meningkatkan perekonomian dan pembangunan daerah.”
“Pengelolaan dan proses produksi semata-mata demi mensejahterakan masyarakat di kabupaten ini, untuk itu maka PT. Gunung Makmur Indah yang dipercayakan dalam pengelolaannya kiranya dapat membangun sinergitas bersama pemerintah daerah khususnya dalam membantu membuka lapangan kerja bagi masyarakat SBB,” ujar Bupati.
Bupati kemudian tak lupa mengingatkan, “jangan sampai merusak lingkungan, perhatikan selalu analisis dampak lingkungannya agar tetap seimbang antara pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan sekitar.”
“Semoga Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa meridho segala upaya yang dilakukan agar tambang ini nantinya akan dapat memberi andil dalam peningkatan taraf hidup serta perekonomian masyarakat kita ke depan,” ujar Bupati menutup sambutannya. (Diskominfo SBB)

