18.4 C
Maluku
Kamis, Juli 23, 2026

JAMBORE KADER POSYANDU AMALATU, PERKUAT IMPLEMENTASI PELAYANAN 6 SPM

AMALATU – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Ny. Yeni Rosbayani Asri, bersama jajaran pengurus TP-Posyandu Kabupaten Seram Bagian Barat menghadiri Jambore Kader Posyandu Tingkat Kecamatan Amalatu yang dipusatkan di Balai Pertemuan Kantor Camat Amalatu, Senin (20/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas kader sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di tingkat desa.

Jambore yang berlangsung selama satu hari itu diikuti oleh kader Posyandu dari tujuh desa se-Kecamatan Amalatu. Turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu Posyandu, Camat Amalatu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, Kepala Puskesmas, tenaga kesehatan, serta para kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.

Pelaksanaan jambore tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan, evaluasi, dan peningkatan kapasitas kader dalam menghadapi transformasi penyelenggaraan Posyandu. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan implementasi Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu.

Ketua TP-Posyandu Kabupaten Seram Bagian Barat Ny. Yeni Rosbayani Asri menyampaikan sambutan dalam Jambore Kader Posyandu Tingkat Kecamatan Amalatu.

Melalui regulasi tersebut, Posyandu bertransformasi dari layanan yang semula berfokus pada kesehatan menjadi lembaga kemasyarakatan desa yang menyelenggarakan pelayanan dasar secara terpadu melalui enam bidang pelayanan, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Transformasi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, bayi, balita, anak, remaja, lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga kelompok rentan lainnya. Dengan pendekatan pelayanan yang terintegrasi, Posyandu diharapkan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang mampu menghubungkan berbagai program pemerintah sehingga pelayanan dasar dapat diterima masyarakat secara lebih mudah, cepat, dan merata.

Untuk mengukur kompetensi sekaligus menumbuhkan semangat inovasi dan kebersamaan antarkader, panitia menyelenggarakan berbagai cabang lomba yang berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi Posyandu. Perlombaan tersebut meliputi Lomba Simulasi Pelayanan Posyandu 6 SPM, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Yel-yel, Lomba Senam, Lomba Sharing Inovasi, serta Lomba Pembuatan Pamflet Promosi dan Informasi Kegiatan Posyandu.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Seram Bagian Barat, Ny. Yeni Rosbayani Asri, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan jambore dirancang untuk meningkatkan kompetensi kader sekaligus memperkuat kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini sengaja dirancang agar para kader dapat saling berbagi pengalaman, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar beliau.

Ketua TP-Posyandu Kabupaten Seram Bagian Barat Yeni Rosbayani Asri mengunjungi pelayanan posyandu yang diselenggarakan pada Jambore Posyandu Kecamatan Amalatu.

Menurutnya, tujuan utama penyelenggaraan jambore bukan semata-mata mencari pemenang, melainkan memastikan seluruh kader Posyandu memiliki pemahaman yang baik terhadap implementasi Posyandu 6 SPM di desa masing-masing.

“Yang terpenting bagi saya selaku Ketua Tim Pembina Posyandu adalah melihat sejauh mana kesiapan para kader dalam mempelajari dan mengimplementasikan pelayanan Posyandu 6 SPM di wilayah desanya masing-masing. Dengan demikian, masyarakat akan memperoleh pelayanan dasar yang lebih lengkap, berkualitas, dan memberikan manfaat yang lebih besar,” tegasnya.

Persaingan antardesa berlangsung meriah dengan menampilkan kemampuan terbaik dari masing-masing peserta. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Desa Tihulale berhasil meraih Juara Umum dengan nilai akumulasi tertinggi. Juara II diraih Desa Latu, Juara III Desa Rumahkay, sedangkan Juara Harapan I, II, dan III masing-masing diraih oleh Desa Seriholo, Desa Hualoi, dan Desa Tomalehu.

Melalui penyelenggaraan Jambore Kader Posyandu ini, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat bersama TP-PKK Kabupaten Seram Bagian Barat berharap kualitas sumber daya kader Posyandu terus meningkat sehingga mampu mendukung implementasi transformasi Posyandu 6 SPM secara optimal. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan kader Posyandu diharapkan semakin kuat dalam menghadirkan pelayanan dasar yang lebih terpadu, berkualitas, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat hingga ke tingkat desa. (Diskominfo SBB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

error: