19.4 C
Maluku
Selasa, September 15, 2026

BUPATI SBB DAMPINGI GUBERNUR MALUKU TINJAU PENGUNGSI PATAHUWE, SERAHKAN BANTUAN DAN SERUKAN PERDAMAIAN

TANIWEL – Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Asri Arman, yang baru tiba dari luar daerah dalam rangka menjalankan tugas sebagai kepala daerah, langsung bergerak mendampingi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meninjau masyarakat Desa Patahuwe yang mengungsi di Taniwel, Senin (14/09/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat terdampak konflik sosial memperoleh perhatian, perlindungan, serta pemenuhan kebutuhan dasar selama berada di lokasi pengungsian.

Masyarakat Desa Patahuwe yang berada di lokasi pengungsian terdiri atas kelompok rentan, mulai dari anak-anak, ibu-ibu hingga lanjut usia. Mereka mengungsi setelah konflik antara masyarakat Desa Patahuwe dan Desa Lisabata pada Jumat (11/09/2026), yang mengakibatkan sejumlah rumah warga Patahuwe terbakar.

Dalam peristiwa tersebut, tercatat 27 rumah warga dan satu unit sepeda motor terbakar, sementara sejumlah warga mengalami luka.

Kehadiran pimpinan daerah di tengah para korban diharapkan dapat memberikan rasa aman, dukungan moril, serta memastikan masyarakat yang terdampak memperoleh penanganan secara cepat dan sesuai kebutuhan, Senin (14/09/2026)

Bupati Asri Arman bersama Gubernur Maluku dan rombongan berinteraksi langsung dengan masyarakat di lokasi pengungsian. Kehadiran pimpinan daerah di tengah para korban diharapkan dapat memberikan rasa aman, dukungan moril, serta memastikan masyarakat yang terdampak memperoleh penanganan secara cepat dan sesuai kebutuhan.

Turut mendampingi kunjungan tersebut Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama, Kapolres SBB, Dandim 1513/SBB, Ketua DPRD SBB, Kepala Kejaksaan Negeri SBB, Sekretaris Daerah SBB, para pimpinan OPD, Camat Taniwel, Forkopimcam Taniwel, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.

Keterlibatan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, dan tokoh masyarakat tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menangani kondisi pascakonflik sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Asri Arman mewakili Pemerintah Kabupaten SBB menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut berupa bahan kebutuhan pokok, bahan bangunan, obat-obatan dan selimut.

Selain bantuan kebutuhan dasar, pemerintah juga memberikan dukungan pelayanan administrasi kependudukan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) bagi masyarakat yang dokumen kependudukannya terdampak akibat peristiwa tersebut.

Bupati Asri Arman menyampaikan simpati dan keprihatinan mendalam kepada seluruh masyarakat yang menjadi korban. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten SBB akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat terdampak serta memastikan proses penanganan dilakukan secara terpadu.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Asri Arman bersama Gubernur Maluku dan rombongan meninjau langsung rumah-rumah yang terdampak kebakaran di Desa Patahuwe, Senin (14/09/2026)

Di tengah kondisi tersebut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Patahuwe dan Desa Lisabata, untuk menahan diri dan tidak memperpanjang konflik.

“Saya mengajak para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk bersama-sama membantu mendinginkan suasana serta menguatkan kembali hubungan kekeluargaan yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Maluku,” ungkap Bupati.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Penyebaran hoaks, hasutan, maupun ujaran kebencian, menurutnya, hanya akan memperkeruh suasana dan berpotensi memicu kembali ketegangan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten SBB bersama TNI dan Polri terus melakukan langkah-langkah penanganan dan pengamanan untuk memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan dalam suasana yang aman dan kondusif.

Kunjungan Bupati SBB bersama Gubernur Maluku ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan masyarakat terdampak, baik melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan administrasi kependudukan, maupun penguatan rekonsiliasi sosial.

Pemerintah berharap masyarakat Patahuwe dan Lisabata dapat kembali hidup berdampingan secara damai dengan mengedepankan persaudaraan, saling menghormati, serta semangat “hidup orang basudara” sebagai nilai yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Maluku.

Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat menegaskan bahwa penanganan pascakonflik tidak hanya berorientasi pada pemulihan kondisi keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan, pelayanan, dan dukungan untuk kembali membangun kehidupan secara aman dan bermartabat. (Diskominfo SBB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

error: