22.6 C
Maluku
Rabu, April 22, 2026

ANTISIPASI KEMARAU 2026, BUPATI SBB DORONG PENGUATAN IRIGASI DAN KESIAPSIAGAAN DAERAH

JAKARTA – Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau Tahun 2026 dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan, yang berlangsung di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Senin (20/04/2026).

Keikutsertaan dalam forum nasional tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah kebijakan nasional, khususnya dalam menghadapi potensi musim kemarau panjang yang diprediksi berdampak pada sektor pertanian.

Bupati SBB Asri Arman menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan iklim, Senin (20/04/2026).

Rakornas yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI itu dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., serta dihadiri oleh Wakil Menteri, pejabat eselon, pimpinan lembaga terkait, dan kepala daerah se-Indonesia.

Dalam arahannya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa prediksi musim kemarau tahun 2026 yang lebih panjang dengan curah hujan di bawah normal berpotensi meningkatkan risiko kekeringan lahan pertanian. Untuk itu, pemerintah pusat menyiapkan langkah-langkah strategis, antara lain optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, pemanfaatan varietas tahan kekeringan, serta penguatan sarana dan prasarana pertanian melalui pompanisasi dan pembangunan infrastruktur air.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Seram Bagian Barat Asri Arman menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten SBB siap memperkuat langkah-langkah strategis di daerah guna menghadapi potensi kekeringan.

“Kehadiran kami dalam Rakornas ini merupakan bagian dari komitmen daerah untuk memastikan kesiapan menghadapi musim kemarau, sekaligus menjaga stabilitas produksi pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Seram Bagian Barat,” ujar Bupati.

Kabupaten Seram Bagian Barat dalam Rakornas ini menegaskan komitmen daerah dalam mendukung agenda nasional, khususnya dalam menjaga stabilitas produksi pangan di tengah tantangan perubahan iklim, Senin (20/04/2026).

Beliau menambahkan bahwa penguatan koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin dinamis.

“Kami akan terus mendorong optimalisasi pemanfaatan sumber daya air, penguatan jaringan irigasi, serta pendampingan kepada petani agar mampu beradaptasi dengan kondisi iklim,” tambah Beliau.

Keikutsertaan Kabupaten Seram Bagian Barat dalam Rakornas ini menegaskan komitmen daerah dalam mendukung agenda nasional, khususnya dalam menjaga stabilitas produksi pangan di tengah tantangan perubahan iklim.

Rakornas ini sekaligus menjadi forum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi risiko kekeringan, guna memastikan keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Dengan langkah yang terintegrasi dan berkelanjutan, Kabupaten Seram Bagian Barat diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam mewujudkan swasembada pangan yang tangguh dan berdaya saing. (Diskominfo SBB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

error: