PIRU-Pelaksanaan Pemilihan umum (Pemilu) serentak tahun 2024 di sebelas kecamatan yang ada di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku pada Rabu, (14/02/2024) lalu berjalan lancar, sukses dan aman terkendali.
Ini tentunya dapat terwujud berkat kerja sama antara KPUD SBB selaku pelaksana bersama BAWASLU SBB, Pemerintah Daerah Kabupaten (PEMKAB) SBB dengan Pihak Keamanan baik itu Polres SBB dan jajaran maupun Kodim 1513/SBB dan jajarannya.
Masyarakat SBB terlihat begitu antusias untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di desa masing-masing, guna memberikan hak suaranya dalam memilih Presiden dan para calon anggota Legislatif untuk jangka waktu lima tahun kedepan.
Kehadiran yang tinggi di TPS mencerminkan kesadaran masyarakat SBB tentang pentingnya hak suara mereka dalam menentukan arah pemerintahan di tingkat nasional dan lokal. Semua ini tentu merupakan tanda positif bagi proses berdemokrasi di daerah ini.
Antusiasme ini bahkan masih terasa hingga hari ini, dimana informasi mengenai siapa yang terpilih sebagai Presiden maupun anggota legislatif hasil Pemilu masih menjadi topik pembahasan utama diberbagai tempat, yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat SBB.
Sekretaris KPUD SBB, Agusthina H. Matapere saat ditemui media ini menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah turut berperan dalam suksesnya pelaksanaan Pemilu di SBB ini.
“Meski dibeberapa wilayah ada beberapa kendala, seperti kurangnya logistik Pemilu dan kendala transportasi dalam distribusinya, namun Puji Tuhan segalanya dapat diatasi tepat waktu,” jelas Matapere.
Ditambahkan pula, “Saya mewakili Pimpinan KPUD SBB dan seluruh staf juga ingin mengapresiasi Pemda SBB dalam hal ini Penjabat Bupati Andi Chandra As’Addudin beserta jajarannya, yang sudah turut membantu dan mendukung baik dari segi penganggaran dan fasilitas pendukung lainnya, serta mampu menjaga netralitasnya guna memperlancar proses Pemilu ini berlangsung.”
Di segi lain terkait netralitas pegawai dilingkup Pemerintah Kabupaten SBB baik ASN maupun Honorer, Kepala Kesbangpol SBB Hasyim Tubaka yang bertugas melakukan pelaksanaan dan pembinaan urusan pemerintahan bidang kesatuan bangsa dan politik ketika dimintai keterangan menyampaikan, “Tidak ada ASN maupun HONORER SBB yang terindikasi dan terbukti terlibat politik praktis selama proses pemilu berlangsung.”
“Kami telah melakukan pemantauan dan pengawasan langsung ke semua kecamatan, yang berlangsung pada pra pemilu, pada hari-H kemarin dan pasca pemilu, namun tidak ditemukan adanya laporan resmi terkait pelanggaran yang dilakukan ASN maupun honorer”, tegas Tubaka. (Diskominfo SBB)


