PIRU-Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital. Hal ini ditandai dengan kegiatan Launching Inovasi Aplikasi Pelayanan Publik sebagai implementasi aksi perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVI Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati SBB, Kamis (6/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama yang hadir mewakili Bupati SBB, serta Sekretaris Daerah Leverne A. Tuasuun, para asisten, staf ahli, pimpinan perangkat daerah, para camat, mentor PKA, para kepala desa, dan peserta diklat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta PKA yang telah menghasilkan karya inovatif melalui berbagai aplikasi pelayanan publik. Menurutnya, peluncuran ini bukan hanya seremonial, melainkan wujud nyata perubahan pola pikir aparatur dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah daerah di era digital saat ini dituntut untuk bertransformasi menjadi birokrasi yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis kinerja. Karena itu, inovasi dan kreativitas aparatur menjadi hal yang tidak dapat ditawar lagi,” tegas wakil bupati.
Ia menambahkan, melalui program diklat kepemimpinan administrator, para peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis dan manajerial, tetapi juga ditumbuhkan semangat perubahan dan jiwa kepemimpinan transformasional yang siap membawa birokrasi menuju arah yang lebih profesional dan responsif.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati meresmikan lima inovasi aplikasi hasil aksi perubahan peserta, yakni:
- E-Respon (Sistem Respon Cepat Penanganan Laporan Pengaduan Masyarakat Berbasis Kolaborasi Multipihak) – oleh Inspektorat Daerah.
- SIMPADI (Sistem Informasi Pengelolaan Data Daerah Irigasi) – oleh Dinas PUPR.
- Info Desa (Sistem Informasi Desa) – oleh Dinas Komunikasi dan Informatika.
- SIRAP (Sistem Informasi Penanganan Rabies) – oleh Dinas Kesehatan.
- LABA (Lapor Bencana) – oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Menurut wakil bupati, kelima inovasi tersebut diharapkan menjadi sarana yang mampu mempercepat, mempermudah, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan publik di Kabupaten Seram Bagian Barat.
“Inovasi-inovasi ini bukan sekadar produk digital, tetapi manifestasi nyata dari perubahan mindset aparatur menuju birokrasi yang cerdas dan melayani,” ujar beliau.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan agar aplikasi yang telah dikembangkan tidak berhenti pada tahap peluncuran semata, melainkan benar-benar diimplementasikan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh setiap perangkat daerah.
“Kita sudah banyak belajar dari pengalaman sebelumnya. Beberapa aplikasi yang pernah dibuat akhirnya tidak berjalan karena kurang implementasi. Untuk itu, saya minta agar inovasi kali ini benar-benar dijalankan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pesan beliau.
Mengakhiri sambutan, Wakil Bupati berharap semangat perubahan yang telah dirintis melalui PKA Angkatan XVI Tahun 2025 dapat menjadi momentum lahirnya birokrasi yang profesional, inovatif, responsif, dan berintegritas dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Seram Bagian Barat.
“Semoga inovasi ini menjadi inspirasi dan solusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik menuju Seram Bagian Barat yang lebih baik dan sejahtera,” tutup wakil bupati.
Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat terus mendukung penerapan dan pengembangan inovasi digital di setiap perangkat daerah, guna memastikan seluruh program pembangunan dan pelayanan publik berjalan efektif, efisien, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Diskominfo SBB)


