KAWA – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Ground Breaking Rumah Produksi UMKM Poklashar Mekar Negeri Kawa dan Launching Produk UMKM yang masuk dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang berlangsung di Balai Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kamis (21/05/2026).
Mewakili Bupati Seram Bagian Barat, Sekretaris Daerah Leverne A. Tuasuun menghadiri kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara BPOM Ambon, Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Ambon, Yayasan Baitul Maal PLN Maluku–Maluku Utara, dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat.
Turut hadir unsur Pemerintah Provinsi Maluku, BPOM Ambon, KPPG Ambon, Yayasan Baitul Maal PLN Maluku–Maluku Utara, pimpinan OPD, instansi vertikal, pemerintah kecamatan dan desa, pelaku UMKM, kelompok tani, serta berbagai elemen masyarakat.

Pembangunan Rumah Produksi UMKM Poklashar Mekar Negeri Kawa diharapkan menjadi sarana strategis dalam meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, serta daya saing UMKM lokal. Kehadiran fasilitas tersebut juga menjadi langkah nyata dalam mendorong pengolahan hasil perikanan dan sumber daya lokal menjadi produk bernilai tambah yang mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Selain mendukung peningkatan produktivitas, rumah produksi tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM memenuhi standar keamanan pangan, mutu produk, dan legalitas usaha sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas akses pemasaran.
Peluncuran produk UMKM yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus memperkuat perputaran ekonomi daerah. Keterlibatan UMKM dalam program nasional tersebut diharapkan dapat membuka pasar yang lebih luas bagi produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekretaris Daerah, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan Rumah Produksi UMKM Poklashar Mekar Negeri Kawa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan mendukung terlaksananya program ini. Kolaborasi yang terbangun merupakan langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal,” ujar Sekda.
Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Seram Bagian Barat memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang besar yang perlu diolah menjadi produk bernilai tambah agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus mendukung penguatan kapasitas pelaku usaha melalui pembinaan, pendampingan, dan fasilitasi agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, aman, dan berdaya saing,” lanjut Beliau.

Menurut Bupati, pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat sektor UMKM sekaligus mendukung berbagai program pembangunan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis.
Kepada para pelaku UMKM, Bupati berpesan agar terus meningkatkan kualitas produk, menjaga keamanan pangan, memperkuat inovasi, dan membangun semangat usaha yang berkelanjutan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Produksi UMKM Poklashar Mekar Negeri Kawa sebagai simbol dimulainya pembangunan fasilitas yang diharapkan menjadi pusat pengembangan produk unggulan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berharap kehadiran Rumah Produksi UMKM Poklashar Mekar Negeri Kawa serta keterlibatan produk lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis dapat menjadi momentum penguatan kapasitas pelaku usaha, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar bagi UMKM. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, UMKM diharapkan semakin berkembang, mampu menciptakan nilai tambah bagi produk lokal, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Diskominfo SBB)

