PIRU – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mendukung pelaksanaan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon yang digagas Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Maluku bekerja sama dengan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) SBB. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kebun Bibit KPH SBB, Desa Waesamu, Kecamatan Kairatu Barat, Kamis (21/05/2026).
Mewakili Bupati Seram Bagian Barat, Sekretaris Daerah Leverne A. Tuasuun menghadiri kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 BPOM sekaligus wujud kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Turut hadir unsur Pemerintah Provinsi Maluku, BPOM Ambon, KPH SBB, pimpinan OPD, pemerintah kecamatan dan desa, kelompok tani, serta berbagai elemen masyarakat.
Gerakan penanaman pohon tersebut menjadi salah satu upaya konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan tutupan lahan, memperkuat daya dukung ekosistem, serta mengurangi dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan di berbagai wilayah.

Dalam program tersebut, BPOM Ambon menargetkan penanaman 12.000 pohon di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Maluku. Untuk Kabupaten Seram Bagian Barat dialokasikan sebanyak 1.000 bibit yang terdiri dari pohon Mahoni, Gaharu, Kenari, Lengkeng, Pala, Rambutan, dan Cengkeh Hutan.
Melalui sambutan Bupati yang dibacakan Sekretaris Daerah, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat menyampaikan apresiasi kepada BPOM Ambon dan KPH SBB atas inisiatif serta dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan program penghijauan tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat memberikan apresiasi kepada BPOM Ambon dan KPH SBB atas kolaborasi yang terbangun dalam mendukung gerakan penghijauan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Sekda.
Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan program penghijauan tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak dalam melakukan pemeliharaan dan pengawasan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini tidak boleh berhenti pada penanaman semata, tetapi harus diikuti dengan pemeliharaan, monitoring, dan edukasi kepada masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” lanjut Beliau.

Selain itu, seluruh perangkat daerah didorong untuk menjadikan gerakan penghijauan sebagai bagian dari program pembangunan yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis oleh para peserta di lokasi yang telah disiapkan.
Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berharap Gerakan Penanaman Sejuta Pohon dapat menjadi momentum memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan hidup sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan. Sejalan dengan visi “SBB Maju, Harmonis, dan Berkelanjutan Berbasis Agro-Marine”, upaya penghijauan diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas lingkungan, dan menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang. (Diskominfo SBB)

