27.6 C
Maluku
Senin, Februari 9, 2026

PEMKAB SBB SAMBUT PENYERAHAN TUNGGUL YONIF TP-865 OLEH PANGDAM XV/PATTIMURA

WAISARISA – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menyambut kunjungan kerja Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, dalam rangka penyerahan Lambang Kesatuan atau Tunggul Batalyon Yonif TP-865/Satria Manewata, yang berlangsung di Marshalling Area Batalion Yonif TP-865, Desa Waisarisa, Kecamatan Kairatu Barat, Selasa (27/01/2026).

Penyerahan Tunggul Batalyon dilakukan dalam sebuah upacara kebesaran militer dan merupakan tradisi resmi di lingkungan Kodam XV/Pattimura, di mana Panglima Kodam secara langsung menyerahkan lambang kehormatan satuan kepada Komandan Batalion di hadapan seluruh prajurit.

Untuk sementara waktu, Batalion Yonif TP-865/Satria Manewata menempati area bekas Pelabuhan PT Djayanti Group Seram Plywood di Desa Waisarisa. Batalion ini merupakan bagian dari Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), satuan baru TNI Angkatan Darat yang mengintegrasikan fungsi pertahanan negara dengan pemberdayaan wilayah teritorial.

Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama bersama Sekda SBB Leverne A. Tuasuun dan Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemkab SBB menyambut kunjungan kerja Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo.

Yonif TP-865/Satria Manewata memiliki fokus pada penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta kemanunggalan TNI dan rakyat guna mendukung pembangunan nasional, sekaligus tetap siap melaksanakan tugas pokok pertahanan dan menjaga kedaulatan negara.

Batalion ini diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 10 Agustus 2025 di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Saat ini, Yonif TP-865/Satria Manewata telah terisi sekitar 600 personel dari total rencana kekuatan 1.100 personel.

Wakil Bupati Seram Bagian Barat, Selfinus Kainama, hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) SBB, Sekretaris Daerah SBB Leverne A. Tuasuun, serta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah guna menyambut kedatangan Pangdam XV/Pattimura beserta rombongan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo menyampaikan harapannya agar penyerahan Tunggul Batalyon dapat menjadi sumber kebanggaan dan motivasi bagi seluruh prajurit.

“Saya berharap dengan prosesi penyerahan Lambang Kesatuan atau Tunggul Batalyon ini dapat memberikan kebanggaan kepada satuan, sehingga mereka dapat melaksanakan tugas dengan baik, khususnya di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat,” ujar Pangdam.

Pangdam juga menjelaskan bahwa pengisian personel Yonif TP-865 masih berlangsung secara bertahap.

“Saat ini personel baru terisi sekitar 55 persen atau kurang lebih 600 personel dari total 1.100 personel yang direncanakan. Hal ini karena Kodam XV/Pattimura juga membentuk beberapa Batalion TP di wilayah lain,” jelas beliau.

Lebih lanjut, Pangdam mengungkapkan bahwa pembentukan Yonif TP-865 di SBB merupakan bagian dari tahap kedua pengembangan Batalion Teritorial Pembangunan di wilayah Kodam XV/Pattimura.

Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo dalam sebuah upacara kebesaran militer Penyerahan Tunggul Batalyon, Selasa (27/01/2026).

“Tahap kedua ini mencakup Yonif TP-865 di SBB, Yonif TP-866 di Halmahera Timur, dan Yonif TP-867 di Halmahera Selatan. Selanjutnya akan dibentuk tahap ketiga di wilayah Kabupaten Moa, Kabupaten Tanimbar, Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, serta Brigade Infanteri di wilayah Saumlaki untuk memperkuat pertahanan wilayah selatan,” tambah beliau.

Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan Yonif TP-865/Satria Manewata di wilayah SBB. Pemkab SBB berharap sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dapat terus terjalin dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Diskominfo SBB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

error: