18.2 C
Maluku
Senin, Juni 15, 2026

BUPATI SBB TURUN LANGSUNG DOOR TO DOOR PASTIKAN PENANGANAN STUNTING TEPAT SASARAN

SBB – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Bupati Asri Arman memimpin langsung penanganan stunting secara door to door dengan mengunjungi rumah-rumah balita penderita stunting dan ibu hamil berisiko melahirkan anak stunting atau ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK). Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan stunting yang terus digencarkan Pemerintah Kabupaten SBB melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Kunjungan berlangsung pada Kamis (11/06/2026) di tiga desa lokasi fokus (lokus) penanganan stunting di Kecamatan Seram Barat, yakni Desa Morekau, Desa Lumoli, dan Desa Neniari. Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyambangi langsung keluarga penerima manfaat untuk melihat kondisi kesehatan anak dan ibu hamil, sekaligus memastikan intervensi pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.

Bupati didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam tim pengampu stunting, antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Plt. Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kominfo, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Camat Seram Barat, para kepala desa, Kepala Puskesmas Piru, ahli gizi dan nutrisi, serta kader Posyandu setempat.

Tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kondisi kesehatan balita dan ibu hamil, rombongan juga meninjau langsung kondisi lingkungan tempat tinggal warga. Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi terjadinya stunting, mulai dari kondisi rumah, sanitasi, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), hingga ketersediaan air bersih bagi keluarga penerima manfaat.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Bantuan yang diberikan meliputi dukungan medis dan gizi, serta intervensi pada aspek lingkungan melalui bantuan perbaikan rumah, penyediaan fasilitas sanitasi, dan pemenuhan akses air bersih.

Langkah tersebut merupakan bagian dari penanganan stunting secara terpadu yang tidak hanya berorientasi pada aspek kesehatan, tetapi juga memperhatikan faktor sosial dan lingkungan yang menjadi penyebab stunting.

Menurut Bupati Asri Arman, penanganan stunting membutuhkan kerja nyata dan kehadiran langsung pemerintah di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa upaya menekan angka stunting tidak dapat diselesaikan hanya melalui rapat koordinasi, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kita harus memastikan bahwa setiap bantuan gizi ini benar-benar sampai ke tangan anak-anak kita yang membutuhkan. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menurunkan angka stunting di SBB demi melahirkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan kuat,” tegas Bupati di sela-sela kunjungannya.

Melalui pendekatan door to door ini, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sinergi lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, sehingga terwujud generasi SBB yang sehat, unggul, dan berdaya saing di masa depan. (Diskominfo SBB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

error: