KAMAL – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terus memperkuat perencanaan pembangunan yang partisipatif dan terarah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Kairatu Barat, Kairatu, dan Inamosol, Selasa (03/03/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati SBB, Selfinus Kainama, serta dihadiri Anggota DPRD Kabupaten SBB daerah pemilihan Kairatu Barat, Kairatu, dan Inamosol, Sekretaris Daerah Kabupaten SBB, pimpinan perangkat daerah, para camat, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan memiliki posisi strategis sebagai ruang partisipasi publik dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Musrenbang kecamatan ini memiliki arti yang sangat penting, karena menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan prioritas pembangunan yang nantinya akan menjadi bahan perumusan RKPD Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2027,” ujar Wakil Bupati.
Wakil Bupati menjelaskan bahwa RKPD merupakan dokumen perencanaan tahunan yang menjadi jembatan antara RPJMD Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2025–2029 dengan penganggaran daerah. Oleh sebab itu, setiap usulan yang lahir dari Musrenbang harus benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, disusun secara rasional dan terukur, selaras dengan prioritas pembangunan daerah, serta memperhatikan keterbatasan fiskal dan prinsip pemerataan.
“Tidak semua kebutuhan dapat kita penuhi sekaligus, namun melalui musyawarah yang baik, kita dapat menentukan mana yang paling mendesak, paling berdampak, dan paling menyentuh kepentingan masyarakat luas,” tegas beliau.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa tema RKPD Tahun 2027, yakni “Penguatan Iklim Investasi untuk Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat”, harus diterjemahkan secara konkret di tingkat kecamatan dan desa.
Arah kebijakan pembangunan ke depan, lanjutnya, perlu difokuskan pada peningkatan infrastruktur dasar yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat; penguatan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM sesuai potensi lokal; peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan; penanggulangan kemiskinan dan pengangguran secara terarah; serta tata kelola lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif berdiskusi dan menyampaikan usulan secara terbuka dengan mengedepankan semangat kebersamaan.
“Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi forum menentukan arah pembangunan wilayah kita,” ujar beliau.
Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perencanaan yang partisipatif, transparan, dan berbasis data. Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam Musrenbang tingkat kecamatan ini akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan rancangan RKPD Tahun 2027 sebelum dibahas lebih lanjut pada Musrenbang tingkat kabupaten.
“Saya percaya, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, pembangunan yang kita rencanakan akan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” pungkas Wakil Bupati. (Diskominfo SBB)


