JAKARTA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dalam membuka keterisolasian wilayah dan menurunkan angka kemiskinan kembali ditegaskan melalui audiensi langsung Bupati Asri Arman dengan Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Dalam audiensi tersebut, Bupati Asri Arman didampingi Sekretaris Daerah Leverne A. Tuasuun dan Kepala Dinas PUPR Achmad Wahyudi. Pertemuan berlangsung bersama jajaran Kedeputian IV KSP yang membidangi infrastruktur dan pembangunan, yang diwakili oleh Armindo Dos Santos Soares (Tenaga Ahli Utama), Steven Pratama (Tenaga Ahli Madya), Siti Khairani Elhakim, Grafebo Manalu (Tenaga Ahli Muda), serta Stanwilaski Dimitrio Tuapattinaja (Tenaga Terampil).
Pertemuan tersebut membahas program dan kegiatan prioritas pengentasan kemiskinan melalui percepatan pembangunan infrastruktur dasar di Kabupaten Seram Bagian Barat. Pemerintah daerah secara khusus mengusulkan peningkatan infrastruktur jalan pada ruas Abio–Ahiolo, Watui, dan Huku Kecil di Kecamatan Elpaputih.

Bupati Asri Arman menjelaskan bahwa keterbatasan akses jalan selama ini menjadi hambatan utama dalam pembangunan wilayah tersebut. Akibat minimnya infrastruktur, sejumlah desa belum memperoleh pasokan listrik secara maksimal, biaya transportasi distribusi hasil perkebunan dan sumber daya alam masih sangat tinggi, serta masih banyak rumah masyarakat yang belum layak huni.
“Infrastruktur jalan menjadi kunci utama membuka akses pelayanan dasar, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Jika konektivitas terbuka, maka listrik, distribusi hasil produksi, hingga layanan sosial akan ikut bergerak,” ungkap Bupati.
Deputi IV KSP melalui jajaran Kedeputian IV menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas infrastruktur di Kabupaten Seram Bagian Barat. KSP berkomitmen untuk membantu mendorong percepatan pencapaian sasaran pembangunan, mengingat Kabupaten SBB termasuk dalam kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Program ini sejalan dengan agenda nasional percepatan pembangunan wilayah 3T. KSP akan mengawal dan mendorong sinergi lintas kementerian/lembaga agar target pembangunan infrastruktur di SBB dapat terealisasi,” ujar perwakilan Deputi IV KSP.
Audiensi ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya bersifat fisik, tetapi berdampak langsung pada penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta percepatan pembangunan wilayah secara berkelanjutan. (Diskominfo SBB)


